Home >> Muslimah >> Berhijab, Antara Tuntutan Syariat dan Fashion

Berhijab, Antara Tuntutan Syariat dan Fashion

Oleh: Kartika Purnamasari (Mahasiswi Politeknik Negeri Jakarta, Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan)

Hijab menjadi trend di kalangan masyarakat. Saai ini tidak merasa aneh bila melihat seorang wanita menggunakan hijab. Hijab yang digunakan bisa dilihat berbagai corak dan model yang membuat wanita merasa dirinya menjadi semakin cantik. Apa lagi banyak alternatif yang bisa dilihat sekarang dengan perkembangan hijab masa kini. Ini merupakan fenomena yang menarik.

Menjadi seorang wanita muslimah memang sepantasnya mematuhi perintah Allah, misalnya adalah hal sederhana dalam berpakaian. Di dalam Islam di dijelaskan bahwa aurat seorang wanita yang wajib ditutupi adalah seluruh anggota tubuh, kecuali wajah dan telapak tangan.

Kita sering mendengar kata hijab dan jilbab, keduanya mempunyai fungsi yang sama, yaitu menutup aurat. Hijab adalah sesuatu yang menutup anggota tubuh, sedangkan jilbab ada yang mengartikan sama dengan khimar yaitu sesuatu yang menutup bagian atas kepala hingga bagian dada. Dengan perkembangan zaman kesadaran berhijab menjadi kewajiban wanita muslimah. Sekarang kita bisa melihat orang menggunakan hijab dan jilbab tidak hanya di musola ataupun masjid. Bisa dilihat, fenomena ini sudah meluas baik di kampus, sekolah, kantor, pasar, dan di tempat keramaian lainnya.  Saat ini sudah menjadi umum digunakan oleh wanita muslimah dimanapun dan kapanpun.

Sebenarnya perintah berhijab sudah jelas dan merupakan sesuatu yang pasti. Niat berhijab didasari dengan kesadaran hati atas kewajiban menjalankan perintah Allah SWT yang sesuai dengan syariat islam. Jika kita berniat menggunakan jilbab, mantapkan hati dan niat karena Allah SWT maka insya Allah manfaat akan didapat.

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS: Al-Ahzab Ayat: 59)

Dalam ayat di atas, Allah SWT memerintahkan para Nabi agar mengatakan ke istri dan anak perempuannya untuk menggunakan jilbab. Firman Allah tersebut juga menjelaskan kewajiban menggunakan jilbab yang diperuntukkan untuk semua perempuan tanpa kecuali agar terhindar dari kejahatan dan gangguan-gangguan lain yang membahayakan.

Cara menggunakan jilbab kadang identik hanya menutupkan kepala saja padahal tidak seperti itu. Jilbab merupakan identitas seorang muslimah. Jilbab yang diwajibkan untuk wanita muslimah adalah jilbab yang syar’i dan sesuai yang diperintahkan Allah SWT dan Rasullulah baik dalam Al Qur’an ataupun hadits serta mengikuti tuntunan islam. Yang harus diperhatikan bila menggunakan jilbab adalah menutupi aurat, jilbabnya lebar menutupi dada, jilbab yang digunakan longgar, tidak ketat, dan tidak tembus pandang.

Allah SWT berfirman dalam surat An Nur Ayat 31, “Katakan pada wanita beriman untuk menahan pandangannya, memelihara kehormatannya, jangan mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa ditampakan padanya, wajib atas mereka berkerudung kedadanya.”

Mungkin di antaranya wanita muslimah berhijab hanya mengikuti trendfashion saja, hal ini harus segera diluruskan dan dibenarkan dengan niat karena Allah SWT. Sebab, hijab bukanlah sebuah fashion dan fashionbukanlah bagian dari hijab. Yuk segerakan yang sudah berhijab sempurnakan hijabnya yang sesuai dengan syariat Islam.

One comment

  1. kunjungi laman blog kami, kami menjual daster batik dengan harga GROSIR !! silahkan http://dastermurah25rb.blogspot.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Dua Prinsip Mampu Menikah

Ustaz Amir Faishol Fath menambahkan, seseorang dianggap telah mampu menikah apabila memenuhi ...