Home >> Muslimah >> Cinta Adalah Tentang Menerima dan Mensyukuri

Cinta Adalah Tentang Menerima dan Mensyukuri

Menuntut kesempurnaan dari pasangan adalah sebuah hal yang mustahil karena pasangan hanyalah manusia yang memang akan selalu tidak sempurna bahkan mungkin jauh dari kesempurnaan yang ada dalam khayalan. Simaklah nasihat dari Mohammad Fauzil Adhim berikut tentang bagaimana cinta itu seharusnya.

Yang dulu engkau sangka cinta, boleh jadi hasrat besar semata. Ketika pernikahan sudah dimakan usia, eloknya rupa sudah banyak terkikis masa, terlebih saat sakit mulai menghampiri, di situlah ketulusan cinta sangat terasa kehadirannya; ada atau tiada.

Cinta bukanlah tentang kelebihannya dibandingkan dengan orang lain. Jika engkau membanding-bandingkan, sebaik apa pun dia, selalu ada kurangnya. Tetapi cinta adalah tentang menerima dan mensyukuri (bukan sekedar menerima apa adanya) adanya dia dalam hidup kita untuk kemudian bersama meniti jalan kebaikan, melakukan amal shalih bersama dan saling mengingatkan. Kita mengingatkan bukan karena tidak menerima dia apa adanya, tetapi karena ingin merawat kebersamaan itu agar tak berhenti hanya sampai di penghujung usia kita, melainkan berlanjut bersambung hingga Yaumil Qiyamah. Semoga kita termasuk yang memperoleh karunia berupa seruan untuk masuk surga bersama-sama untuk digembirakan.[mz]

ادْخُلُوا الْجَنَّةَ أَنْتُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ تُحْبَرُونَ

“Masuklah kamu ke dalam surga, kamu dan isteri-isteri kamu digembirakan”. (Az-Zukhruf, 43: 70).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Dua Prinsip Mampu Menikah

Ustaz Amir Faishol Fath menambahkan, seseorang dianggap telah mampu menikah apabila memenuhi ...