Home >> Dakwah >> Ikatan Silaturahim

Ikatan Silaturahim

Secara bahasa, silaturahim berasal dari kata silah, yang berarti menghubungkan, mengikat, atau menjalin komunikasi dan kata rahim, yang berarti peranakan, tempat bayi hidup dalam kandungan, atau luap kasih sayang.

Ketika kita menjalin hubungan harmonis dengan orang-orang di sekitar, akan semakin kental terasa suasana hubungan persaudaraan. Dengan bersilaturahmi ini, kita seolah sedang mengumpulkan kebajikan sebagai bekal di akhirat kelak. Sebab, ketika kita selalu berdekatan dengan orang-orang di sekitar, niscaya akan terjadi upaya saling mengingatkan dan menasihati untuk kebaikan hidup  di dunia dan akhirat.

Dia (Allah) juga akan memutuskan hubungan dengan orang-orang yang dalam kehidupannya tidak pernah menjalin silaturahim dengan sesama manusia. Rasulullah Saw., bersabda, “Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambung hubungan dengannya, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Karena itulah, tak heran jika silaturahim merupakan salah satu ibadah yang berdimensi sosial, sekaligus juga berdimensi ilahiyah. Sebab, bagi orang yang memutuskan silaturahim, Allah mengancam akan memutuskan jalinan hubungan dengan mereka. Ini menunjukkan bahwa silaturahim merupakan salah satu ibadah yang sangat agung dan luhur.

Ketika hari raya Idul  Fitri tiba, kita menjadi suci bersama-sama karena di hari ini, semua orang dipenuhi kegembiraan. Di hari inilah, segala dosa dan kesalahan terkikis habis. Di hari ini juga, kita bersedekah senyuman kepada saudara kita sesama muslim dari satu pintu ke pintu  yang lain.

Orang yang tetap menjaga aktivitas silaturahim ialah seorang manusia yang berakhlak mulia. Jadi, mulai Idul Fitri 1436 H ini, mari kita perbaiki tali ikatan silaturahim yang merenggang dengan keluarga, teman, handai tulan, kawan dan kerabat kita. Insya Allah, dengan rajin menyambung ikatan silaturahim, hidup kita akan dipenuhi keberkahan yang menguntungkan di dunia dan di akhirat.

Seperti yang dilakukan para alumni Rohani Islam pada sebuah SMA di Jakarta Barat ini, mengusung kegiatan bernama Wardah (Wahana Rihlah & Dakwah). Para alumni ini yang sebelumnya sempat aktif dalam organisasi Islam sekolah bernama Rohis. Pertemuan ini sangat penting bagi Rohis karena salah satu agendanya yaitu patungan untuk membeli inventaris yang sering digunakan sebagai media syiar Rohis ini, seperti LCD Proyektor, Printer, dan Speaker TOA. [@permanart]

2 1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kajian ala Mahasiswa Gontor

Cendikiawan Prof Nurcholish Madjid (Cak Nur) sempat mengunjungi pesantren tempatnya belajar, Darussalam ...