Home >> Nasional >> Ingat, adanya NKRI Karena Mosi Integral Mohammad Natsir!

Ingat, adanya NKRI Karena Mosi Integral Mohammad Natsir!

Trenmuslim.web.id– Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengingatkan, adanya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini adalah karena adanya mosi integral yang diajukan oleh Mohammad Natsir. Natsir adalah tokoh Partai Islam Masyumi dan pernah menjabat sebagai Perdana Menteri.

“Mosi integral dihadirkan oleh Pak Natsir, tokoh partai Islam. Kok sekarang kalangan Islam disebut anti NKRI. NKRI yang mana?,” kata Hidayat saat menyampaikan pidato dalam Zikir Akbar di Wisma Ikadi, Jakarta Timur, Kamis (06/04/2017).

Karena terwujudnya NKRI yang sebelumnya berbentuk Serikat adalah karena mosi integral Natsir, Hidayat mengajak umat Islam untuk tampil kedepan menyelamatkan Indonesia. Sebagaimana umat Islam pernah menyelamatkan Indonesia pada 1965 saat terjadi pemberontakan PKI.

Wakil Ketua MPR ini merasa heran dengan anggapan-anggapan belakangan ini yang menjadikan Islam seolah-olah alergi dengan NKRI dan membahayakan masa depan NKRI.

“Lha kalau Aksi 212 disebut anti-NKRI, sementara itu aksi terbesar di dunia, diikuti tujuh juta lebih massa umat Islam, ini kan aneh,” kata Hidayat.

Sebelumnya, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar diskusi “Menolak Lupa Peringati Mosi Integral Natsir 3 April 1950 Hadirkan NKRI” di ruang Fraksi DPR PKS, Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (03/04/2017) lalu.

Hidayat menjelaskan, diskusi ini diselenggarakan dalam rangka mensyukuri adanya mosi integral Natsir. Mosi integral inilah, kata Hidayat, yang menyatukan wilayah Indonesia dari Sabang sampai Merauke sehingga menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).(hk/si)

loading…

Referensi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Panglima TNI Yakin Tak Ada Upaya Kudeta, Lain Lagi Kata Pulisi…

Trenmuslim.web.id– Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, hingga saat ini proses penyidikan ...