Berita Islami Masa Kini

Jokowi Kecewa Raja Salman Sedikit Investasinya di Indonesia, Netizen: Gara-Gara Ahok Ikut Salaman…

0

Trenmuslim.web.id– Presiden Joko Widodo mengungkapkan kekecewaannya terkait realisasi investasi Arab Saudi yang jauh dari investasi Saudi di China. Bahkan Jokowi menyebut-nyebut telah memayungi dan menyopiri Raja Salman saat berkunjung ke Indonesia.

Pengamat politik Umar Syadat Hasibuan menilai, kecilnya investasi Arab Saudi ke Indonesia salah satunya terkait kehadiran Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang ikut menyambut Raja Salman di Bandara Halim Perdana Kusuma. “Menurut gue karena Ahok ada di lapangan Halim makanya dikit haaaa,” sindir Umar Hasibuan di akun Twitter @Umar_Hasibuan.

Aktivis politik Mohammad Husni Thamrin pun mempertanyakan pihak-pihak yang “membohongi” Presiden Jokowi soal rencana investasi Arab Saudi. “Siapa sih yang bohongi Presiden Jokowi soal investasi Arab Saudi? Presiden Jokowi dikasih janji palsu Arab Saudi…haha,” tulis Husni Thamrin di akun   @monethamrin.

Realisasi investasi Arab Saudi di Indonesia tidak sebanding dengan investasi di China. Investasi di Indonesia hanya sebesar US$ 6 miliar atau sekitar Rp 89 triliun. Sementara di China nilainya mencapai US$ 65 miliar atau sekitar Rp 870 triliun.

Pemerintah awalnya berharap Arab Saudi bisa investasi hingga US$ 25 miliar atau sekitar Rp 332 triliun dari kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz.

“Yang saya sedikit, ini hanya sedikit, agak kecewa, investasi yang diberikan oleh Saudi Rp 89 triliun memang besar sekali, saat itu saya kaget. Tapi saya lebih kaget saat beliau ke Tiongkok, ke China, beliau tanda tangan Rp 870 triliun,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya di Pondok Pesantren Buntet, Cirebon, Jawa Barat (13/04).

“Padahal saya sudah payungi waktu hujan. Itu yang saya hanya sedikit, tapi hanya sedikit kecewa,” ujar Jokowi. (jk/ito)

Resensi Buku : Sesak Dada Karena Membaca Trenmuslimweb.idDigest Edisi 12 , Ancaman Imperialisme Kuning

loading…

Referensi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.