Home >> Nasional >> Lagi, Kita Mart ke 3 Akan Dibuka Pada 29 April

Lagi, Kita Mart ke 3 Akan Dibuka Pada 29 April

JAKARTA, muslimdaily.net- Kepala Operasional KITAMart Koperasi Syariah 212 Ahmad Junaidi mengatakan, KITAMart Bojongkulur ini merupakan KITAMart kedua yang diresmikan setelah sebelumnya di Jati Mulya pada 28 Maret 2017 lalu.

“Kedua KITAMart besutan Koperasi Syariah 212 ini diluncurkan masih di Bekasi, Jawa Barat yaitu di Jati Mulya dan Bojongkulur,” ujar Ahmad sebagaimana yang dikutip dari laman resmi koperasisyariah212.co.id  di Bojongkulur, Bekasi,

Rencannya, kata Ahmad, KITAMart juga akan didirikan dibeberapa wilayah tapi masih dalam proses atau persyaratan yang harus dipenuhi untuk pembukaannya. Namun demikian, Ahmad tak memungkiri kalau ketertarikan umat Muslim sangat tinggi untuk bisa mendirikan KITAMart tersebut.

Ahmad berharap bisa mengembangkan KITAMart karena ini adalah amanat sebagai mitra dari Koperasi Syariah 212. ” Insya Allah ada mitra Koperasi Syariah 212 yang ingin buka tanggal 29 April 2017 nanti. Tapi masih kami atur. Karen ada proses yang perlu dipenuhi dahulu,” ujar Ahmad.

Rencananya KITMart ketiga ini akan diresmikan di Bogor berlokasi di masjid pabrik Indocement, Citeureup. “Kami baru lihat lokasinya untuk menentukan teknisnya. Insya Allah dengan doa umat, KITAMart ketiga ini akan diresmikan tanggal 29 April mendatang,” ujar Ahmad.

Syarat Mendirikan KITAMart
Menurut Ahmad, ada beberapa tahap mendirikan KITAMart yang harus dipenuhi. Pertama, adanya usulan dari umat baik itu komunitas, koperasi syariah, dan Badan Koordinasi Masjid dan Mushola.

Kedua, mereka mempunyai lokasi atau beberapa alternatif yang akan disurvei terlebih dahulu. Apakah lokasi itu layak atau tidak untuk membuka KITAMart. “Karena kita akan menilai secara profesional. Fasilitas parkir kendaraan juga diperhitungkan untuk memberikan keyamanan pengunjung,” ujar Ahmad.

Jika lokasi tersebut tidak layak, tambah dia, tentu prosesnya akan panjang karena pihaknya akan meminta lagi rekomendasi lokasi atau pihaknya coba untuk mencarikan. Tentu kata Ahmad, lokasi yang coba dicarikan pun tetap di wilayah umat yang mengusulkan untuk mendirikan KITAMart.

JOIN DENGAN KOPERASISYARIAH212=

Setelah lokasinya layak, mulainya dengan proses-proses berikutnya yaitu penandantangan kerjasama. Kemudian berlanjut pembayaran investasi untuk mendirikan KITAMart. Maka, dalam waktu dua minggu berikutnya, KITAMart pun sudah diresmikan di wilayah tersebut.

Investasi untuk KITAMart tipe A sebesar Rp 175 juta. Fasilitas yang didapat 15 rak dan lainnya.

Adapun investasi KITAMart tipe B sebesar Rp 300 juta, dengan mendapatkan 27 rak untuk penataan barang-barang yang akan dijual, dan fasilitas lainnya. Terakhir adalah KITAMart tipe C dengan modal sebesar Rp 400 juta. “Semua tipe KITAMart ini harus memiliki area parkir yang nyaman seperti toko sebelah. Pastinya pelayanan sangat Islami,” ujar Ahmad.

Akan Fasilitasi Produk UKM
Untuk produk-produk yang dipasarkan di KITAMart tidak sebanyak di Toserba atau Supermarket. Hal ini menurut Ahmad, karena konsep KITAMart adalah consumer goods dan bentuknya mini market yaitu hanya mensual kebutuhan sehari-hari saja.

“Jadi murni consumer goods saja tidak ada elektronik. Tapi kalau Allah SWT berkehendak nanti kita akan membangun supermarket atau toserba yang besar dengan nama KITAMart Supermarket,” ujar Ahmad.

Ahmad menegaskan, KITAMart ini fasilitas belanja umat dengan konsep Islami. Tentu ada perbedaan lainnya yang tak dimiliki ”si biru dan si merah” yaitu kita mencoba untuk menampung menyediakan rantai distribusi para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk memasarkan produknya di KITAMart.

”KITAMart ini kan milih umat dengan permodalan berjamaah. Kalau ada anggotanya yang pelaku UKM, kualitas produknya bagus mempunyai daya saing. Kan bisa dijual di tokonya sendiri, ya di KITAMart ini,” ujar Ahmad.

Karena prinsipnya, kata Ahmad, produk-produk UKM Indonesia harus berkembang dna berdaya saing dengan produk luar negeri. KITAMart yang didirikan secara berjamaah dengan melibatkan masjid dan mushola ini harus juga berperan bagaimana mengatur produk UKM bisa berkembang, yaitu paling tidak kata Ahmad, pemasaran dimulai dari tokonya sendiri, KITAMart ini.

“Apakah nanti produk-produk UKM itu bisa masuk ke seluruh toko KITAMart. Ya kita harapkan kualitas produknya harus bersaing dan benar-benar dibutuhkan masyarakat. Diharapkan pelan-pelan ekonomi umat Muslim ini tumbuh justru dari produk-produk UKM para anggota KITAMart ini,” pungkas Ahmad

Komentar

Referensi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Panglima TNI Yakin Tak Ada Upaya Kudeta, Lain Lagi Kata Pulisi…

Trenmuslim.web.id– Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, hingga saat ini proses penyidikan ...