Home >> Nasional >> MUI : Yang Diancam Polisi Harusnya Pelaku Maksiat Bukan Ormas Islam

MUI : Yang Diancam Polisi Harusnya Pelaku Maksiat Bukan Ormas Islam

JAKARTA, Muslimdaily.net – Ketua Majelis ulama (MUI) mengingatkan Polri tak menggelar upaya ancaman terhadap ormas Islam yang bakal melakukan sweaping ke lokasi-lokasi hiburan selama Ramadhan berlangsung.

“Menurut saya ini terbalik, apabila Polri menjalankan tugasnya dengan baik untuk menenangkan umat Islam dalam melaksanakan ibadah, mestinya seperti night club, perjudian, pelacuran itu yang diancam oleh polri supaya jangan buka,” terang Ketua MUI Pusat bidang budaya, Cholil Ridwan, Selasa (23/6/2015), di Jakarta, seperti dilansirlensaindonesia.

Kritikan serupa pernah pula ia ungkapkan saat berada di DPR dan bertemu dengan Wakil Ketua DPR Fadli Zon pada Jumat kemarin.

“Ini kok malah ormas Islam yang diancam? ormas Islam itu kalau melakukan sweeping itu kan akibat Polrinya tidak konsekuen menjalankan tugasnya menghormati bulan suci Ramadhan,” imbuh Cholil.

Dirinya beralasan, sikap Polri tersebut seolah menyudutkan, “Aneh, kita tiap aksi seperti itu selalu dapat anggapan yang tak baik dan diancam lagi,” tandas ia.

Ia melanjutkan, bila ada aksi penolakan dari warga muslim dan bertujuan sesuai perundangan dan kebaikan, mestinya Polri tak antipati.

“Polrinya kan ada yang muslim kan, jadi ini untuk kebaikan polri, keluarga polisi dan kita semua. Bagaimana kita bisa melaksanakan ibadah dengan tenang,” tutup Cholil. [muslimdaily]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Panglima TNI Yakin Tak Ada Upaya Kudeta, Lain Lagi Kata Pulisi…

Trenmuslim.web.id– Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, hingga saat ini proses penyidikan ...