Home >> Muslimah >> Saat Hamil, 3 Hal Inilah yang Dilakukan Ibu 3 Hafidz Termuda di Dunia

Saat Hamil, 3 Hal Inilah yang Dilakukan Ibu 3 Hafidz Termuda di Dunia

Memiliki anak shalih yang hafal Al- Qur’an mungkin menjadi impian bagi para ibu Muslimah. Karena anak shalih merupakan investasi akhirat bagi orangtua yang bisa menjadi salah satu penyelamat saat kehidupan dunia telah kita tinggalkan menuju negeri keabadian.

Dalam rangka membentuk anak menjadi seorang hafidz Quran, kita mungkin bisa belajar dari seorang ibu yang luar biasa, Rasya el-Ghayyar. Ibu dari Tabarak, Yazeed dan Zeenah ini telah berhasil menjadikan anak-anaknya tersebut menjadi  3 hafidz termuda di dunia.

Ada sedikitnya tiga hal yang dilakukan Rasya saat hamil dalam rangka mewujudkan harapannya memiliki anak penghafal Al Qur’an,

√ Banyak Tilawah.

Sejak sebelum menikah, Doktor yang juga menjadi dosen di Batterje Medical College itu biasa membaca Al Qur’an. Dan ketika ia hamil, kebiasaan tilawah itu terus ia lakukan. Bahkan bisa lebih banyak dari hari-hari sebelumnya.

√ Menghafal Al Qur’an.

Selain tilawah yang terus dilakukan, Rasya juga berusaha menambah hafalannya ketika ia mengandung, baik anak pertama (Tabarak), anak kedua (Yazeed), maupun anak ketiga (Zeenah).

√ Berdoa.

Ketika hamil, Rasya sering memanjatkan doa khusus yang juga merupakan doa istri Imran yang mulia:

رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّي إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menadzarkan kepada Engkau anak yang ada dalam kandunganku menjadi hamba yang shalih dan berkhidmat. Karena itu, terimalah (nadzar) itu dariku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. Ali Imran: 35)

Sembari berdoa, Rasya menadzarkan anaknya agar menjadi anak yang taat kepada Allah dan berbakti untuk Al Qur’an.

Biidznillah..!!

Doa itu kemudian dikabulkan Allah. Tabarak yang lahir pada 20 Dzulhijjah 1423 H bertepatan dengan 22 Februari 2003, mulai menghafal Al Qur’an pada usia 3 tahun dan menjadi hafizh pada usia 4,5 tahun. Ia lulus ujian al Jamiyyah al Khairiyah li Tahfizh al Qur’an al Karim di Jeddah dan al Hai’ah al ‘Alamiyah li Ta’lim al Qur’an al Karim milik Rabithah al ‘Alam al Islami dengan predikat mumtaz (cumlaude). Tabarak tercatat sebagai hafiz termuda di dunia.

Anak kedua, Yazid Tamamuddin juga hafal Al Qur’an 30 juz pada usia 4,5 tahun. Ia bahkan mendapatkan nilai yang lebih tinggi dari kakaknya. Meskipun sama-sama mumtaz, Tabarak mendapat nilai 90 dan Yazeed mendapat nilai 95.

Anak ketiga juga demikian. Zeenah el Laboody hafal Al Qur’an 30 juz pada usia kurang dari lima tahun.

Akhirnya, jadilah ketiganya menjadi 3 hafiz termuda di dunia. Masya Allah..

Ketika kita memiliki keinginan kuat untuk mewujudkan sesuatu, maka berusahalah juga dengan kuat. Lakukan hal-hal yang dapat mendukung terlaksananya keinginan kita sembari mendekatkan diri pada Allah dengan harapan-harapan yang baik. Allah ta’ala yang Maha Pengasih dan Penyayang, jika Dia menghendaki, pasti akan mengabulkan apa yang kita harapkan. Apapun mungkin terjadi jika kita yakin dan terus berusaha. [muslimahzone]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Panglima TNI Yakin Tak Ada Upaya Kudeta, Lain Lagi Kata Pulisi…

Trenmuslim.web.id– Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, hingga saat ini proses penyidikan ...