Berita Islami Masa Kini

[Video] Imam Masjid Istiqlal Baca Doa Qunut Witir Hingga Menangis Tersedu

0

JAKARTA, – Ada yang mengharukan pada shalat sunah witir di masjid Istiqlal, Jakarta pada malam 21 Ramadhan 1436. Saat membaca doa qunut, sang imam memanjatkan doa-doa dengan diiringi tangis haru. Tak hanya sang imam, para jamaah yang menjadi makmum shalat pun terpengaruh. Tak sedikit diantara jamaah yang ikut menangis mengamini panjatan doa sang imam, pada Rabu (8/7) dini hari itu.

Adalah ustadz Muhammad Husni Ismail, sang imam yang mampu membawa para jamaah untuk ikut larut dalam doa yang mengharukan sehingga terasa emosional. Imam masjid Istiqlal asal Bima, Nusa Tenggara Barat, itu hampir selalu berhasil mengajak para jamaah shalat witir dalam setiap i’tikaf Ramadhan meresapi doa qunut.

Hal itu juga dirasakan Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. KH Ali Mustofa Ya’qub. Saat mengisi tausiyah di depan jamaah peserta i’tikaf Ramadhan di masjid Istiqlal, ia mengatakan, ustadz Husni Ismail memiliki ciri khas dalam memanjatkan doa sehingga jamaah bisa ikut larut dalam doa.

“Ciri khas ustadz Husni Ismail ini kalau membaca doa qunut sangat mengharukan hingga jamaah bisa ikut menangis,” kata KH Ali Mustofa Ya’qub, Rabu (8/7).

Memasuki 10 hari terakhir bulan Ramadhan, lebih dari 2000 umat Islam menghadiri i’tikaf di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, pada Rabu (8/7). Berdasar pantauan muslimdaily.net, masjid sudah dipadati jamaah sejak Selasa malam (7/7), dan makin bertambah menjelang pukul 1 pagi dini hari hari Rabu.

Sebagian besar jamaah yang datang menghabiskan malam dengan membaca Al Quran sementara sebagian kecil mendirikan shalat sunnah. Kegiatan i’tikaf di masjid Istiqlal diisi dengan tausiyah bersama Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. KH Ali Mustofa Ya’qub dan dilanjutkan dengan menunaikan shalat qiyamul lail dimulai sejak pukul 02.00 WIB sampai dengan 03.30 WIB.

Untuk mendukung dan memudahkan jamaah yang melakukan i’tikaf, pengelola masjid istiqlal juga menyediakan santap sahur khusus, namun terbatas. Disediakan gratis, tanpa kupon atau voucher, yang dananya berasal dari infaq jamaah. Bagi siapapun yang hendak i’tikaf, masjid Istiqlal terbuka selama 24 jam. [muslimdaily]

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.